https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Inovasi

Tidak Mengenal Kata Berhenti

Tidak Mengenal Kata Berhenti

Berbagai produk inovatif berbahan sawit ditampilkan BPDPKS diajang Indonesian Maju Expo dan Forum 2024 di Jakarta Convention Center., mulai Kamis-Minggu (4-7/7/2024). (Foto: BPDPKS)

"Ada juga helm motor dari sawit."

BADAN Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mempromosikan beragam produk inovatif berbahan kelapa sawit berskala usaha kecil dan menengah (UKM) di ajang  Indonesian Maju Expo dan Forum  2024 di Jakarta Convention Center mulai Kamis-Minggu (4-7/7).

Ajang akbar tersebut diikuti 100 peserta yang berasal  dari berbagai sektor dari kementerian, lembaga pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), swasta, lembaga non pemerintah, asosiasi, serta pelaku UKMK.

Semua itu diungkapkan oleh Kepala Divisi Usaha Kecil, Menengah, dan Koperasi (UKMK) BPDPKS, Helmi Muhansyah, dalam keterangan resmi, Kamis malam.

Kata dia, kegiatan yang dilakukan di both milik BPDPKS berupa kampanye positif sawit, display beragam produk turunan sawit,poster program-program BPDPKS serta game terkait sawit. 

"Produk-produk UKMK sawit yang ditampilkan antara lain sabun cuci tangan sawit, minuman tradisional dengan krimer sawit, helm sepeda sawit," kata dia.

"Lalu ada juga helm motor dari sawit, serta sandal dan sepatu berbahan sawit dan bergam kerajinan berbahan lidi sawit," tutur Helmi Muhansyah lebih lanjut.

Ia menjelaskan, ajang Indonesian Maju Expo dan Forum 2024  diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum.

"Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk mendukung produk lokal serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)," ucap Helmi Muhansyah. 

Kata dia, pameran ini juga untuk membuka akses serta sarana promosi potensi ekonomi, sosial budaya yang dimiliki Indonesia dan mendorong iklim ekspor.

Helmi Muhansyah menyampaikan  keikutsertaan BPDPKS dalam kegiatan tersebut adalah dalam rangka  mengampanyekan kebaikan-kebaikan sawit serta memperkenalkan kepada masyarakat berbagai program BPDPKS.

"Termasuk dengan menunjukkan  berbagai produk yang dihasilkan dari kelapa sawit dan turunannya yang dapat dilakukan oleh UKMK," ucapnya.

“Keikutsertaan dalam pameran adalah sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan produk-produk UKMK sawit yang dihasilkan oleh mitra-mitra BPDPKS," ia menambahkan.

Dengan demikian, kata Helmi, diharapkan produk dari UKM berbasis kelapa sawit semakin dikenal oleh masyarakat.

Ia mengungkapkan, selama acara berlangsung, booth BPDPKS menarik banyak perhatian pengunjung, termasuk sejumlah pejabat dari lintas kementerian.

Misalnya dikunjungi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Sekretariat Jenderal (Sekjen) Kemdagri, Tomsi Tohir, serta Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto S Ginting.

Saat berkunjung, Plt Sekjen Kemdagri mendapatkan penjelasan tentang produk turunan kelapa sawit yang dapat diusahakan dalam skala UKM yaitu helm proyek dari tandan kosong (tankos) kelapa sawit.

Helmi bilang helm sawit itu telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) serta turut mengampanyekan kebaikan sawit dengan maskot sawit baik yakni boneka Sasa.  

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS