“Kuotanya terbatas, hanya untuk 50 orang pendaftar yang beruntung saja."
ELAEIS Media Group (EMG) akan kembali menggelar Advocacy dan Penguatan Content Creator Media Sosial dan Jurnalistik Bidang Kelapa Sawit. Kali ini akan diselenggarakan di Provinsi Bengkulu.
Sebelumnya, kegiatan serupa sudah sukses diselenggarakan di Provinsi Jambi, pada 15-16 Juli 2024 lalu.
Panitia Pelaksana, Warsito Teguh mengatakan, acara yang menggandeng Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) itu rencananya akan berlangsung selama dua hari, mulai dari 22 hingga 23 Agustus 2024, di Hotel Amaris Kota Bengkulu.
“Masih sama dengan yang di Jambi, metode pembelajaran selama satu hari penuh di kelas, hari kedua praktek langsung ke lapangan, jadi hasil teorinya yang didapat langsung dipraktekkan, seperti bagaimana teknik pengaambilan obyek, wawancara dan menuliskan, minimal hasilnya tayang di media sosial pribadi peserta,” jelas Warsito, Kamis (25/7).
Sama dengan Jambi, kata Warsito, peserta pelatihan ini juga terdiri dari mahasiswa khususnya putra-putri petani sawit, mahasiswa ilmu komunikasi, content creator dan pelaku usaha ekonomi bidang kelapa sawit.
“Selain kriteria itu, peserta tidak menutup juga bagi guru dan dosen, tujuan kegiatan ini dalam rangka peningkatan kualitas dan penguatan tentang proses produksi berita di media massa dan video untuk tayang di media sosial yang setara dengan standar penyiaran. Minimal ketika mengupload konten di medsos pribadinya sudh sesuai standar," kata Warsito.
Selain itu, lanjut Warsito, tujuan kegiatan ini juga sebagai upaya memberikan pemahaman tentang kriteria dan standar dalam proses produksi konten berita, dan untuk mendukung perjalanan sawit ke depan agar memiliki strategi pemasaran hasil karya konten yang ampuh, serta menghasilkan content creator yang mampu memproduksi content menarik dan bernas tentang sawit.
Terpisah, CEO Elaeis Media Group, Abdul Aziz juga mengajak para mahasiswa dan masyarakat di Provinsi Bengkulu untuk mendaftar menjadi peserta. Pendaftaran paling lambat 10 Agustus 2024 pukul 23.59 WIB.
“Kuotanya terbatas, hanya untuk 50 orang pendaftar yang beruntung saja yang bisa diikutkan, dan yang terpenting ini gratis loh, tidak dipungut biaya sepeserpun, tetapi perlu diingat, kita akan menyeleksi pendaftar dulu, tidak semua bakal lolos jadi peserta,” ujar Aziz.
Aziz mengatakan, narasumber yang akan tampil pada kegiatan itu berasal dari jurnalis senior yang telah berpengalaman puluhan tahun, baik di media cetak dan online. Selain jurnalis juga ada praktisi penyiaran, serta penggiat medsos yang telah sukses sebagai content creator.
“Pokonya dijamin enggak bakalan nyesel ikut, karena materi-materi yang bakal disampaikan narasumbernya bakal menarik, mereka sangat ahli dan berpengalaman,” jelasnya.
Di awal ini, Aziz juga menyampaikan permohonan maaf kepada calon peserta jika nantinya tidak terpilih mendapatkan golden tiket untuk mengikuti Advocacy dan Penguatan Content Creator Media Sosial dan Jurnalistik Bidang Kelapa Sawit di Provinsi Bengkulu kali ini.
“Sekali lagi kuotanya terbayas ya, jadi mohon maaf jika tidak terpilih, mungkin next time kita akan menggelar kembali kegaiatan yang sama dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi, jadi harap bersabar menunggu,” ujar Aziz mengakhiri.