https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Ragam

Awas! Pencurian Sawit juga Berdampak pada Produktivitas Kebun

Awas! Pencurian Sawit juga Berdampak pada Produktivitas Kebun

Ilustrasi pencurian TBS sawit. Foto: hallobabel.id

"Pencegahan yang tepat adalah solusi mencegah pencurian TBS kelapa sawit."

"TIDAK  hanya merugikan secara finansial, pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit juga berdampak negatif pada produktivitas petani dan ekonomi daerah."

Demikian dikatakan oleh Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Bickman Panggarbesy, menyikapi kondisi menjelang Lebaran tahun ini.

Dikatakan, sejumlah langkah pencegahan telah diusulkan untuk mengatasi masalah ini, termasuk peningkatan patroli keamanan di sekitar kebun kelapa sawit. 

"Kami telah meminta Polda Bengkulu untuk meningkatkan patroli keamanan di area-area rawan pencurian serta memberikan edukasi kepada petani tentang pentingnya keamanan kebun," jelasnya.

Selain itu, Ia juga mengimbau petani untuk saling mengingatkan dan berkolaborasi dalam menjaga keamanan kebun masing-masing. 

"Kerjasama antar petani dalam pengawasan dan penjagaan kebun sangatlah penting untuk mencegah aksi pencurian," katanya.

Informasi yang diterima menyebutkan, 
aksi pencurian TBS sawit semakin marak seiring dengan harga TBS kelapa sawit yang telah mencapai Rp 2.600 per kilogram.

"Petani harus meningkatkan kewaspadaan menjelang Lebaran Idul Fitri karena saat ini rawan pencurian TBS kelapa sawit di kebun pada malam hari," ujar Bickman, Kamis 28 Maret 2024.

Pencurian TBS kelapa sawit memang menjadi masalah serius di Provinsi Bengkulu, terutama menjelang musim Lebaran. Selain itu, maraknya pencurian juga  dipicu oleh harga yang lumayan tinggi. Dimana saat ini harga 1 kilogram TBS kelapa sawit mencapai Rp 2.600 per kilogram.

"Kami telah menerima laporan tentang meningkatnya insiden pencurian TBS kelapa sawit di Bengkulu, terbaru terjadi di Desa Retak Ilir Kabupaten Mukomuko," ungkap Bickman.

Menanggapi imbauan ini, seorang petani kelapa sawit di Bengkulu, Ahmad mengaku, akan meningkatkan kewaspadaan. Sehingga TBS kelapa sawitnya tidak hilang dicuri orang.

"Kami akan lebih berhati-hati dan siap melakukan langkah-langkah pencegahan yang diperlukan demi melindungi hasil panen kami," ujar Ahmad.

Dengan adanya perhatian dan langkah-langkah pencegahan yang tepat, Ahmad berharap, dirinya bisa mencegah pencurian TBS kelapa sawit dengan lebih efektif menjelang perayaan Idul Fitri.

"Pencegahan yang tepat adalah solusi mencegah pencurian TBS kelapa sawit, moga tidak ada yang curi sebelum panen Minggu ini," pungkasnya.
 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS