https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Ragam

APMI dan BPDP Latih Mahasiswa Baca Sentimen Publik

APMI dan BPDP Latih Mahasiswa Baca Sentimen Publik

APMI Data Intelligence: Sentiment Analysis of Oil Palm bertajuk Media Analysis for Sustainable Oil Palm, yang digelar di ITSI Medan. Foto: Ist

Medan, myelaeis.com  – Asosiasi Planters Muda Indonesia (APMI) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menekankan pentingnya narasi berbasis data untuk menjaga keberlanjutan industri kelapa sawit di ruang digital.

Ketua Umum APMI, Muhammad Nur Fadillah, S.Tr, menyatakan bahwa keberlanjutan sawit tidak hanya berkaitan dengan lingkungan dan produksi, tetapi juga soal bagaimana strategi kampanye positif di media sosial dibangun dengan landasan data.

Pernyataan itu disampaikan saat membuka program “APMI Data Intelligence: Sentiment Analysis of Oil Palm” bertajuk Media Analysis for Sustainable Oil Palm, yang digelar di Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI), Medan, pada 10–11 Maret 2026.

Dalam program ini, peserta ditantang melalui Intelligence Challenge untuk mempraktikkan analisis media dan menyusun narasi berbasis fakta yang dapat dipublikasikan di platform digital masing-masing.

Sebanyak 150 mahasiswa penerima beasiswa SDM Sawit dari enam perguruan tinggi ikut serta, dengan tujuan membekali generasi muda kemampuan literasi digital dan analisis sentimen guna menangkal kampanye negatif terhadap sektor kelapa sawit Indonesia.

Kegiatan terbagi menjadi tiga rangkaian utama:

1. Data Dialogue – Peserta memperoleh perspektif strategis mengenai isu kelapa sawit di media dari narasumber seperti Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah, Direktur Eksekutif PASPI, Dr. Ir. Tungkot Sipayung, serta Dwi Fatimah, S.Psi, Editor Media Sawit Setara.

2. Intelligence Workshop – Dipandu oleh Rizal Nova Mujahid dari Drone Emprit, peserta dilatih membaca percakapan publik, menganalisis sentimen, dan memetakan isu digital yang berkembang.

3. Intelligence Challenge – Peserta langsung mempraktikkan kemampuan analisis media untuk membangun narasi positif berbasis fakta.

Ketua Dewan Penasihat APMI, Dr. (cn) Djono Albar Burhan, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk berada di garis depan dalam menjaga reputasi sektor sawit di kancah global.

“Kegiatan dua hari ini harus mampu membangun komitmen kita semua. Anak muda yang mencintai perkebunan, khususnya kelapa sawit, harus mampu menghadapi berbagai kampanye negatif terhadap sektor sawit,” ujar Djono.

Sementara itu, Helmi Muhansah dari BPDP menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif APMI. Menurutnya, penguatan narasi di media sosial sangat krusial agar industri sawit Indonesia terus berlanjut dan diterima secara objektif oleh masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi APMI yang telah melaksanakan program ini. Jika kita ingin kelapa sawit terus berlanjut, maka narasi di media sosial juga harus kuat untuk mendukung sawit,” tuturnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi digital bagi generasi muda, sekaligus memastikan industri kelapa sawit Indonesia mampu menghadapi tantangan narasi negatif di dunia maya.***

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS