https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Inovasi

BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Genteng dan Sepatu, Arif Satria: Bapak Presiden Sangat Gembira

BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Genteng dan Sepatu, Arif Satria: Bapak Presiden Sangat Gembira

Kepala BRIN, Arif Satria. Foto: detik.com

Jakarta, myelaeis.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan berbagai inovasi dengan memanfaatkan limbah sawit sebagai bahan baku produk bernilai guna. 

Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan para periset BRIN di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, (6/8) kemarin.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah teknologi genteng ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah sawit, limbah kelapa, dan serabut kelapa sebagai bahan baku.

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan, Presiden Prabowo sebelumnya telah memberikan arahan agar BRIN mengembangkan teknologi genteng yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan baku lokal.

“BRIN telah hadir dengan teknologi genteng yang ramah lingkungan, yang berbasis pada limbah dari sawit, limbah dari kelapa, serabut kelapa. Dan itu sangat bagus sekali karena ringan, ramah lingkungan,” jelas Arif dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan.

Menurut Arif, inovasi pemanfaatan limbah tersebut menjadi bagian dari berbagai terobosan BRIN dalam menjawab tantangan sekaligus mendukung pembangunan nasional.

“Alhamdulillah Bapak Presiden sangat gembira dan berterima kasih kepada BRIN yang telah menghasilkan berbagai terobosan inovasi-inovasi untuk menyelesaikan berbagai masalah,” ucapnya.

Selain mengembangkan teknologi genteng berbasis limbah sawit dan bahan lokal lainnya, BRIN juga berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat untuk melakukan uji coba pemanfaatan genteng tersebut.

Arif mengatakan, BRIN juga memiliki rumah tahan gempa dalam berbagai tipe yang dapat dibangun dalam waktu 14 hari dan dalam waktu 30 hari sudah siap huni.

“Kami berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat untuk melakukan uji coba pemanfaatan genteng ini. Dan kita juga punya rumah tahan gempa berbagai tipe yang bisa dibangun dalam 14 hari, dan dalam 30 hari bisa siap huni,” tambahnya.

Tak hanya untuk material konstruksi, pemanfaatan limbah sawit juga dikembangkan BRIN untuk produk alas kaki. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo turut menunjukkan ketertarikan terhadap inovasi sepatu berbahan limbah sawit yang dikembangkan BRIN.

“Jadi Pak Presiden tadi sudah menyampaikan bahwa ini industri sepatu ini industri rakyat yang harus juga dikembangkan,” kata Arif.

Pengembangan berbagai produk berbahan limbah sawit tersebut menunjukkan upaya BRIN mendorong pemanfaatan bahan baku lokal sekaligus menghasilkan inovasi yang memiliki nilai guna bagi masyarakat dan industri.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian besar terhadap berbagai teknologi pengelolaan sampah yang telah dikembangkan BRIN. Menurut Arif, teknologi pengelolaan sampah tersebut tersedia dalam berbagai skala, mulai dari tingkat rumah tangga hingga kawasan perkotaan.

“Bapak Presiden sangat berkepentingan terhadap pentingnya kota yang sehat, desa yang sehat, desa yang bersih, kota yang bersih. Karena ini sangat penting untuk menunjang wisata,” katanya.

Presiden Prabowo memberikan apresiasi terhadap hasil riset dan inovasi BRIN yang dinilai dapat menjawab berbagai tantangan sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Melalui pengembangan teknologi berbasis limbah sawit, limbah kelapa, dan bahan lokal lainnya, BRIN terus mendorong hasil riset agar dapat dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan, mulai dari material konstruksi hingga produk industri rakyat.***

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS