https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Ragam

Ada Solusi Jitu Menekan Kasus Pencurian Sawit. Simak di Bawah Ini!

Ada Solusi Jitu Menekan Kasus Pencurian Sawit. Simak di Bawah Ini!

Ketua Gapki Cabang Bengkulu, John Irwansyah Siregar. Foto: Zuma  

Dengan memiliki sertifikat tersebut, petani dapat dipastikan memiliki kebun kelapa sawit yang legal,

PERKEBUNAN kelapa sawit Anda rawan terhadap kasus pencurian? Ketua 
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Bengkulu 
John Irwansyah Siregar, menawarkan opsi ini.

Untuk mencegah hal tersebut, John   merekomendasikan agar seluruh petani di daerah mengurus sertifikat
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

"Saat ini, TBS kelapa sawit milik petani tidak diketahui asal-usulnya. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya praktik pencurian dalam industri ini, karena sulit untuk memastikan apakah petani tersebut memiliki kebun sawit yang sah atau tidak," ujar John, Sabtu (27/4).

Menurut John, sertifikat ISPO dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi masalah ini. Dengan memiliki sertifikat tersebut, petani dapat dipastikan memiliki kebun kelapa sawit yang legal, sehingga TBS yang dihasilkan bisa ditelusuri asal-usulnya dengan lebih mudah.

"Dengan adanya sertifikat ISPO, kita bisa mengetahui dengan pasti apakah TBS kelapa sawit berasal dari kebun yang bersertifikat atau dari hasil curian. Ini sangat penting mengingat bahwa sebagian besar luas kebun sawit di Bengkulu dimiliki oleh masyarakat," tuturnya.

Lebih lanjut, John menekankan perlunya dukungan dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong implementasi ISPO secara menyeluruh di seluruh industri kelapa sawit di Bengkulu. 

"Dengan 67 persen luas kebun sawit dimiliki oleh masyarakat, tugas kita adalah mengurus ISPO untuk semua ini," ujarnya.

Reaksi positif pun datang dari para pelaku industri dan petani kelapa sawit. Ahmad, seorang petani kelapa sawit di Bengkulu, menyambut baik langkah ini. 

"Dengan ISPO, kami sebagai petani merasa lebih terlindungi dan bisa menjamin kualitas serta legalitas TBS yang kami hasilkan," katanya.

Sementara itu, para pengusaha juga melihat implementasi ISPO sebagai langkah yang positif dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk kelapa sawit Indonesia. 

"Kami mendukung penuh upaya untuk memastikan bahwa setiap TBS kelapa sawit yang dipasarkan telah melewati proses yang transparan dan terverifikasi," ungkap Simamora, seorang pengusaha kelapa sawit di Bengkulu.
 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS