https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Bisnis

Mau Harga TBS Sawit Naik, Pemangku Kepentingan di Bengkulu Sarankan Ini

Mau Harga TBS Sawit Naik, Pemangku Kepentingan di Bengkulu Sarankan Ini

Ilustrasi pabrik kelapa sawit di Bengkulu. Foto: Dok. Elaeis

"Tentu saja pola kemitraan akan menguntungkan petani dan PKS."

PERSOALAN rendahnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Bengkulu terus menjadi perbincangan banyak kalangan di daerah tersebut.

Terbaru, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu mengambil langkah proaktif untuk mengatasi permainan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. 

Dalam upaya pencegahan, dinas tersebut meminta para petani agar menjalin kemitraan dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, M Rizon SHut MSi mengatakan, para petani di Provinsi Bengkulu dihadapkan pada tantangan harga TBS kelapa sawit yang fluktuatif. 

Situasi ini dapat memberikan celah bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memanfaatkannya. Oleh sebab itu, penting adanya kerjasama antara petani dengan PKS.

"Dengan menjalin kemitraan, petani dapat memperoleh kepastian harga yang adil dan terhindar dari permainan harga," ujar Rizon, Senin (29/4).

Kemitraan antara petani dan pabrik kelapa sawit dapat memberikan manfaat ganda, baik bagi petani maupun pabrik. Petani akan mendapatkan harga yang lebih stabil dan terjamin, sementara pabrik akan memperoleh pasokan bahan baku yang berkualitas.

"Tentu saja pola kemitraan akan menguntungkan petani dan PKS," tambah Rizon.

Menanggapi inisiatif dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, sejumlah petani menyambut baik ajakan untuk bermitra dengan pabrik kelapa sawit. Mereka berharap kerjasama tersebut dapat membawa dampak positif bagi keberlangsungan usaha mereka. 

Salah seorang petani di Bengkulu Tengah, Andi Saputra mengungkapkan, bahwa kemitraan dengan pabrik kelapa sawit memberikan kepastian yang dibutuhkan dalam berproduksi. 
"Dengan bermitra, kami tidak lagi khawatir akan fluktuasi harga yang merugikan," ujar Andi.

Dalam kerangka kerjasama ini, penting bagi pihak terkait untuk memastikan bahwa kesepakatan yang dibuat antara petani dan pabrik kelapa sawit adil dan transparan. Hal ini akan membantu menjaga hubungan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.

"Diharapkan langkah yang diambil oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu bisa diterima oleh PKS di Bengkulu, karena bagaimanapun kemitraan tidak akan berjalan tanpa adanya keinginan dari PKS," tuturnya.

Ia mengaku, melalui kolaborasi yang baik antara semua pihak terkait, diharapkan industri kelapa sawit di Provinsi Bengkulu dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh stakeholders, terutama petani sebagai pelaku utama dalam industri ini.

"Semoga kolaborasi itu bisa memberikan manfaat bagi petani kelapa sawit di Bengkulu," pungkasnya.
 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS