https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Ragam

Sawit juga Butuh Dihargai, Tidak Cuma Dibeli

Sawit juga Butuh Dihargai, Tidak Cuma Dibeli

CEO Elaeis Media Group Abdul Aziz Manurung berbicara dalam acara LKJS 2024 di Kampar, Riau, Senin (6/5).

"Kami sangat bangga karena ada ratusan peserta yang ikut dalam gelaran lomba ini."

CHIEF Executive Officer (CEO) Elaeis Media Group, Abdul Aziz, punya cita-cita, yaitu kelapa sawit yang dihargai oleh dunia akan tercapai. "Kita butuh dihargai, bukan hanya dibeli," tuturnya.

Hal tersebut disampaikan Aziz dalam gelaran acara pengumuman pemenang Lomba Karya Jurnalistik Sawit (LKJS) 2024 yang diselenggarakan di Politeknik Kampar, Riau, Senin (6/4).

Makanya, menurut Aziz, ia ingin para mahasiswa dan mahasiswi yang mengeyam pendidikan di kampus berbasis kelapa sawit, menjadi generasi penerus yang juga dapat mengembangkan sawit. 

Untuk itu, imbuh Aziz, pihaknya berharap pelaku usaha baik itu petani swadaya, petani mitra atau plasma bahkan koperasi menyamakan persepsi tentang pentingnya media.

Sebab baik itu media mainstream atau media sosial adalah bagian dari perjalanan kelapa sawit.. "Kita sampai saat ini juga terus belajar dari hulu sampai hilir mengenai kelapa sawit," terang Aziz dalam sambutannya.

"Melihat kondisi ini, kita juga akan terus melanjutkan LKJS ini dan kami berharap pengelola kampus bisa membimbing para generasi tentang karya jurnalistik sehingga paham karya jurnalistik yang sesuai kaedah dan aturan yang ada," imbuhnya.

Menyoal LKJS 2024, yang merupakan bagian dari sempena hari jadi Elaeis Media Group yang ke-5 itu, Aziz mengungkapkan bahwa kemampuan --baik mahasiswa ataupun masyarakat-- masih cukup lemah dalam menulis karya jurnalistik.

Ini terbukti dari ratusan naskah karya jurnalistik yang mencapai 307 yang diterima dalam LKJS tersebut.

"Kita melihat masih sangat sedikit karya lomba yang memenuhi kaedah-kaedah karya jurnalistik. Tapi kami sangat bangga karena ada ratusan peserta yang ikut dalam gelaran lomba ini," ujar Aziz.

Pria bermarga Manurung itu mengatakan, banyaknya peserta yang ikut mengirimkan naskah tadi juga bukti bahwa minat masyarakat khususnya para generasi muda yakni mahasiswa sangat tinggi untuk belajar jurnalistik dan memahami kelapa sawit.

Perihal ini juga memicu Elaeis Media Group untuk terus menghadirkan beragam kegiatan yang berhubungan dengan jurnalistik dan sawit.

"Kami sangat apresiasi, sebab ada peserta yang hadir dari 51 kampus di Indonesia. Bahkan turut juga 2 mahasiswa dari kampus luar negeri yakni dari Jepang dan Jerman," paparnya.

Dipaparkannya, dalam LKJS ini, Elaeis Media Group tidak mengutamakan hadiah atau penghargaan.

Sebab, kata dia, penghargaan ini didapat saat berada di titik tertinggi. Namun pihaknya mengedepankan pendidikan, baik itu mengenai jurnalistik atau pemahaman tentang sawit baik.

"Inilah yang menjadi pondasi kami mengapa kami lebih memilih mengadakan gelaran di kampus ketimbang di hotel," timpalnya.

Menurutnya, kebaikan kelapa sawit akan semakin berjaya ketika kampus-kampus menulari peserta didiknya mengenai sawit baik. Untuk itu Aziz bertekad Elaeis Media Group akan berada pada jalur tersebut.

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS