https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Bisnis

Awal Mei, Perusahaan Ini Catat Harga Penjualan Kernel Tertinggi di Riau

Awal Mei, Perusahaan Ini Catat Harga Penjualan Kernel Tertinggi di Riau

PT Inecda Plantation di Inhu, Riau. Foto: riaubernas.com

Empat perusahaan lain juga mengalami penurunan harga jual kernel. 

PT Inecda Plantation, yang beroperasi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, tercatat sebagai perusahaan dengan harga penjualan kernel tertinggi di awal Mei 2024.

Di awal Mei itu, sebanyak 13 perusahaan peserta rapat Tim Penetapan Harga TBS Produksi Pekebun Provinsi Riau pada Selasa (7/5) melaporkan telah melakukan penjualan kernel pada pekan lalu.

"Harga jual kernel PT Inecda sebesar Rp 8.211/kg atau turun Rp 188 dari harga pekan sebelumnya sebesar Rp 8.399/kg. Meskipun turun, tapi harga ini masih menjadi yang paling tinggi," kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja, kemarin. 

Kemudian di posisi kedua yakni PT Adimulia Agrolestari dengan harga penjualan kernel sebesar Rp 8.152/kg. Perusahaan ini menjadi satu-satunya yang mengalami kenaikan harga penjualan kernel, yakni Rp 712 dari harga sebelumnya.

Selain Inecda, ada 4 perusahaan lain yang juga mengalami penurunan harga jual kernel. Sementara tujuh perusahaan lainnya tidak mengalami perubahan harga dari periode sebelumnya.

Berikut daftar harga jual kernel di Riau :

1. PT Indomakmur Sawit Berjaya Rp 7.436

2. PT Serikat Putra Lubuk Raja Rp 7.369

3. PT Indriplant Napal Rp 7.369

4. PT Salim Ivomas Pratama Sungai Dua Rp 7.410

5. PT Salim Ivomas Pratama Balam Rp 7.410

6. PT Salim Ivomas Pratama Khayangan Rp 7.410

7. PT Inecda Rp 8.211 (turun Rp 188)

8. PT Eka Dura Indonesia Rp 7.450 (turun Rp 313)

9. PT Kimia Tirta Utama Rp 7.450 (turun Rp 313)

10. PT Sari Lembah Subur Rp 7.450 (turun Rp 30)

11. PT Surya Agrolika Reksa Rp 7.366,67

12. PT Adimulia Agrolestari Rp 8.152 (naik Rp 712)

13. PT Graha Permata Hijau Rp 7.440 (turun Rp 171).

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS