https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Ragam

Ada Aksi Mengubur Diri dalam Kegiatan Menentang Beroperasinya Kembali PKS PT PPSP

Ada Aksi Mengubur Diri dalam Kegiatan  Menentang Beroperasinya Kembali PKS PT PPSP

Kelompok penentang PKS PT PPSP menolak kehadiran Tim Unit Kesehatan Polres Labuhanbatu. Foto: Istimewa

"Kelompok itu tetap menolak serta mengusir Tim Kesehatan Polres Labuhan Batu."

ADA aksi yang tergolong ekstrim saat kelompok masyarakat Kelurahan Pulo Padang, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, melakukan kegiatan untuk menentang beroperasinya kembali pabrik kelapa sawit (PKS) PT Pulo Padang Sawit Permai (PPSP), Kamis (16/5).

Yaitu, Zulfan (45), salah seorang warga Pulo Padang, nekat mengubur diri hingga batas leher untuk menuntut keadilan terkait konflik dengan PT PPSP. Di belakang kepalanya dipasang papan nisan bertuliskan 'Keadilan telah mati di Labuhanbatu'.

Aksi penolakan terhadap PKS PT PPSP sudah berlangsung sejak tahun 2016. Sekelompok masyarakat menilai pabrik itu melanggar banyak regulasi. Diantaranya, letak pabrik bersebelahan dengan salah satu sekolah dan berada di tengah-tengah lingkungan masyarakat. Meski sampai sekarang terus ada perlawanan, PKS tersebut tetap beroperasi.

Namun aksi perlawanan warga tak kendor. Karena dicegah melakukan aksi penghadangan truk sawit dan truk tangki CPO, mereka lantas menggelar aksi teatrikal di Posko Perlawanan Rakyat di jalan lintas Perlayuan Lingkungan Bandar Selamat yang berjarak sekira 200 meter dari PKS PT PPSP.

Mendapat informasi tentang aksi kubur diri itu, Kamis sekira pukul 16.30 WIB Polres Labuhanbatu menurunkan Tim Unit Kesehatan guna mengecek kondisi Zulfan.

"Namun niat baik, tulus, dan ikhlas dari Polres Labuhan Batu tersebut ditolak mentah-mentah oleh kelompok penentang tersebut," kata Kasi Humas Polres Labuhan Batu AKP Parlando Napitupulu SH, kemarin.

Tim Unit Kesehatan Polres Labuhan Batu mencoba memberikan penjelasan maksud dan tujuan kehadiran mereka. "Namun kelompok itu tetap menolak serta mengusir Tim Kesehatan Polres Labuhan Batu," terangnya.

Mempertimbangkan situasi kamtibmas di lokasi, akhirnya Tim Kesehatan Polres Labuhanbatu pulang," tambahnya.

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS